AMDAL Ujung Tombak Pengendalian Lingkungan Teluk Wandoma

Mar 22, 2018

Jakarta, 22 Maret 2018-- Pemerintah Kabupaten Teluk Wandoma, Provinsi Papua Barat terus berupaya mencetak sumber daya manusia di bidang lingkungan agar bisa memperkuat organisasi Dinas Lingkungan Hidup kabupaten itu.

Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Wondama menggandeng Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Gadja Mada Jogjakarta menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar-dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Kegiatan berlangsung selama 5 hari (19-23 Maret).

Kegiatan itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Denny Simbar mewakili Bupati Bernadus A. Imburi, Senin kemarin di hotel Aitumeiri Inn, Miei, Wasior.

Sekda Denny menekankan agar lingkungan hidup di Teluk Wondama dilindungi dan dikelola secara bijak berdasarkan asas keberlanjutan dan asas keadilan.

Menurutnya, pengelolaan lingkungan hidup harus memberikan kemanfaatan ekonomi, sosial dan budaya yang dilakukan berdasarkan pada prinsip kehati-hatian.

Ketua PSLH UGM Jogja Ir.Subaryono mengingatkan pentingnya pemahaman terkait AMDAL yang merupakan instrumen pengendali untuk melindungi lingkungan.

"AMDAL jadi ujung tombak di lapangan. Kalau tidak ada AMDAL maka lingkungan hidup akan menurun kualitasnya," ujar Subaryono.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Johanes Auri berharap dari pelatihan itu dapat mencetak SDM di bidang lingkungan yang bisa memperkuat organisasi Dinas Lingkungan Hidup, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan AMDAL bisa dilaksanakan sendiri.

Pokja Papua

Mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang melibatkan perempuan dan suku-suku pedalaman Indonesia