Bangga Menyeduh Kopi Papua

Kopi Indonesia senantiasa menyimpan enigma yang tinggal menunggu waktu untuk disingkap. Kondisi geografis yang berbentuk kepulauan menjadi salah satu faktor yang membuat daerah penghasil kopi di sejumlah daerah di Indonesia punya kekhasan yang bisa amat berbeda satu sama lain.

Salah satu daerah penghasil kopi yang telah dikenal adalah Papua. Kini, dari Papua muncul primadona baru, yaitu kopi dogiyai dari Kabupaten Dogiyai, yang dahulu tercakup dalam Kabupaten Nabire. Kemunculan kopi dogiyai menjadi salah satu buah kebijakan pemerintah memberi perhatian lebih pada pengembangan Papua lewat Pokja Papua dengan Program Percontohan Pembangunan Ekonomi Terintegrasi dan Komprehensif di wilayah adat Mee Pago. Salah satu programnya adalah #BanggaMenyeduhKopiPapua yang bekerja sama dengan berbagai pihak.

Lewat kemitraan antara Pokja Papua dan industri kopi Indonesia, Anomali Coffee mulai mempromosikan kopi dogiyai ini dan mendapat sambutan antusias dari pencinta kopi. Setelah melalui proses panjang, Anomali Coffee akhirnya berhasil menaikkan standar mutu kopi papua dogiyai menjadi specialty grade atau kualitas nomor satu dalam standar kopi.

Kopi dogiyai ini ditanam pada ketinggian 1.900-2.000 mdpl di Desa Mapia, Kabupaten Dogiyai. Karakternya yang punya keseimbangan rasa antara kacang panggang dan karamel serta rasa akhir rempah dan cokelat membuatnya layak menjadi ikon baru Papua.