Dana Kampung Jangan Lagi Berupa Uang Tunai

dana kampung Nov 12, 2019

Yuni Wonda

POKJA PAPUA - Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, menegur keras apparatur sipil negara(ASN) di daerahnya karena dinilai tidak becus mengelola dana kampung. Ia juga menegur keras masyarakat yang rajin beribadah tiap hari minggu, namun tidak banyak membantu mengatasi masalah yang ada di sekitarnya.

Yuni mencurigai adanya praktek peminjaman uang berkedok koperasi dengan bunga pinjaman yang tidak masuk akal. Ada kepala kampung yang diduga sengaja meminjam uang dan barang ke pihak tertentu dan bahkan ke kios/toko dan saat dana cair diharuskan membayar bunga yang tinggi.

Hal itu diungkapkan Yuni Wonda di Mulia, Puncak Jaya, Minggu (10/11). “Setelah cair, di depan Bank Papua uang yang turun tidak langsung disalurkan ke kampung untuk pembangunan, tetapi untuk untuk bayar hutang sana-sini, ini masih kita selidiki dan ke depan akan saya evaluasi,” teganya

Dalam waktu dekat, Yuni menegaskan, akan segara berkonsultasi ke Mendagri, Tito Karnavian dan Menteri Desa, Pembangunan dan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, A Halim Iskandar. Ia berharap ke depan, dana kampung tidak lagi dalam bentuk uang, tetapi berupa barang/fisik pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Uang yang disalurkan akan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Ini tidak betul,” tegasnya.

Menurut Yuni, gelontoran dana kampung oleh pemerintah pusat sangat besar. Namun, tidak ada hasilnya di lapangan. Hal ini karena ada celah yang dipergunakan oleh oknum tertentu untuk memperkaya diri. Hal ini akan sangat berbahaya ke depannya.

Jalankan Tugas

Terhadap anggota DPRD (2019-2024) yang baru saja dilantik, Yuni Wonda berharap agar bisa menjalankan tugas dengan baik. “Kita harus berikan sambutan kepada anggota DPRD baru sebagai pejabat daerah. Meski baru dan masih banyak belajar sebagai pemerintah kita tetap memberikan dukungan dan berkoordinasi dengan instansi terkait karena tugas kita adalah melayani masyarakat,” katanya.

Ia yakin ke depan situasi dan kondisi di Puncak Jaya akan lebih kondusif. Jika ada isu yang tidak benar, ia berharap agar segera disampaikan kepada aparat penegak hukum. “Jangan percaya hoax! Saya pastikan Mulia dan Puncak Jaya hari ini dan ke depan aman. Aparat keamanan yang bertugas juga telah siap mengantisipasi hal tak terduga. Masyarakat jangan terprovokasi baik dari isu maupun dari media sosial,” ujarnya.

Pokja Papua

Mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang melibatkan perempuan dan suku-suku pedalaman Indonesia