Kementerian Perdagangan dan Nasib Gudang Kopi di Dogiyai

Ekonomi Aug 23, 2019

Thomas Lembong (saat menjabat Menteri Perdagangan) mendengar penjelasan dari Ketua Pokja Papua, Judith J.N. Dipodiputro mengenai potensi kopi di pegungungan Papua tengah

POKJA PAPUA – Thomas Lembong, berdasarkan pengakuan tetua adat di Dogiyai, adalah anggota kabinet pertama sejak Indonesia merdeka, yang mampu menembus pegunungan Papua tengah. Juli 2016, saat menjabat sebagai Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Lembong, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gudang kopi di Dogiyai.

Gudang Kopi! Kopi, komoditi yang paling diminati dunia saat ini. Semua orang minum kopi! Wilayah pegunungan Papua tengah adalah salah satu daerah sentra kopi di masa lalu. Jejaknya masih ada. Tinggal dikembangkan agar berjaya kembali.
Thomas-Lembong2 Thomas Lembong disambut warga di Kota Nabire sebelum melanjutkan perjalanan ke Dogiyai

Thomas Lembong, yang kini menjadi Kepala BKPM, ketika berkunjung ke Dogiyai dan Deiyai terkagum-kagum dengan kesuburan wilayah itu. Rasa kopi setelah dicicipi, sungguh nikmat. “Industri lokal itu termasuk kopi, saya kira salah satu tujuan khusus kunjungan kerja ini adalah terkait kopi. Tim Kementerian Perdagangan mengidentifikasi (kopi) sebagai suatu potensi besar,” kata Thomas Lembong saat itu.

Kopi Papua dari pegunungan tengah ini, katanya, memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya adalah kopi jenis arabika yang ditanam di dataran tinggi sehingga memiliki citra rasa yang khas, unik. Selain itu juga punya aroma beragam dan lebih manis dibandingkan dengan kopi arabika lainnya.

“Saya juga belajar banyak dari pelaku usaha, bahwa kopi arabika itu semakin tinggi untuk ketinggian tanamnya itu semakin manis aromanya. Kelihatannya tidak banyak wilayah di Indonesia yang seoptimal itu, cuma Papua yang paling optimal,” katanya.
Ia sempat menjanjikan untuk membangun dan membina petani kopi di daerah ini. Selain juga mengajak pihak swasta untuk berinvestasi dalam hal sarana prasarana, permesinan dan juga peralatan kemasan agar mendapatkan kualitas kopi yang lebih baik dan produksinya lebih banyak lagi.

Semua pencinta kopi mengakui kelezatan Kopi Papua. Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai, Puncak Jaya, dan Intan Jaya adalah daerah penghasil kopi. Kabupaten-kabupaten itu ada di wilayah adat Lapago dan Meepago. Coffee Shop, seperti Anomali Coffe, yang digandeng Pokja Papua sangat tertarik untuk mengkurasi biji Kopi Papua. Anomali Coffee bahkan berkomitmen untuk mempromosikan Kopi Papua dalam speciality coffee.

Pokja Papua sendiri telah berupaya melakukan pemberdayaan masyarakat dengan mempromosikan “Gerakan Papua Bekerja dan Unggul”. Pelatihan petani kopi, sejak dari seleksi benih pembibitan, pembibitan, penanaman, pemelihaan, pemangakasan, pemetikan hingga panen dan pasca panen dilakukan. Bahkan melalukan pelatihan roasting bersama Anomali Coffee juga dilakukan.

Menurut Ketua Pokja Papua, Judith J.N. Dipodiputro, upaya pemberdayaan dan pembinaan yang dilakukan oleh Pokja Papua adalah tujuan jangka panjang. Masalah utama bagi suku-suku asli Papua adalah lapangan pekerjaan yang bisa menjamin kelangsungan hidup mereka. Menjadi petani kopi adalah pilihan yang cocok.

Suku-suku asli terbiasa hidup dengan alam yang hijau. Dengan menjadi petani kopi, mereka tidak merasa diasingkan dari lingkungannya. Namun, tidak cukup mereka jadi petani yang hanya menghasilkan biji kopi. Bagi Judith, suku-suku asli yang jadi petani kopi perlu diberi pengetahuan untuk menjadi pebisnis kopi. Karenanya, rantai bisnis kopi perlu dipahami sejak dini agar mereka percaya pada program budidaya kopi tersebut.

Sementara pada jangka pandek, menghidupkan lagi Kopi Papua adalah untuk memenuhi kebutuhan kopi masyarakat setempat. Di Papua dan Papua Barat saat ini kedai kopi tumbuh subur. Artinya pasar kopi di tingkat lokal sangat terbuka. Lagipula, PON XX 2020 berlangsung di Papua. Kebutuhan kopi pasti besar. Peluang itu mestinya menjadi berkah bagi petani kopi.
Kopi-Papua Buah kopi di Dogiyai, pegunungan Papua tengah

Nah, sekarang Thomas Lembong memang tak lagi menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Namun, masyarakat tentu masih ingat kalau ia pernah ke sana, hadir sebagai menteri untuk mengesahkan pembangunan gudang kopi. Kementerian Perdagangan punya andil pada gudang itu. Mungkin penerus Thomas Lembong perlu merealisasikan apa yang dulu disampaikannya itu.

Pokja Papua

Mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang melibatkan perempuan dan suku-suku pedalaman Indonesia