Papua Barat Antisipasi Gizi Buruk Daerah Pedalaman

Mar 27, 2018

Jakarta, 27 Maret 2018-- Kejadian luar biasa kasus gizi buruk dan campak yang dialami masyarakat Asmat Papua cukup memilukan. Tak ingin kasus ini terulang Pemerintah Provinsi Papua Barat melakukan antisipasi kasus gizi buruk dan campak di wilayah pedalaman dan kepulauan terpencil.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pun telah memerintahkan jajarannya, khususnya Dinas Kesehatan Papua Barat untuk memperkuat penyediaan data kesehatan di setiap wilayah.

"Perkuat data, selama ini kita masih lemah soal data. Data itu penting agar kita bisa menentukan langkah yang tepat," kata Gubernur Dominggus di Manokwari, seperti ditulis Antaranews, belum lama ini.

Menurut gubernur, terdapat beberapa daerah di Papua Barat yang wajib menjadi catatan serta perhatian lebih serius. Antara lain, daerah pegunungan, daerah perbatasan serta daerah kepulauan.

Ia tak ingin, layanan kesehatan di daerah-daerah tersebut luput dari perhatian pemerintah.

"Layanan umum kesehatan, penyuluhan gizi, pemberian imunisasi di daerah ini harus menjadi prioritas. Jangan sampai masyarakat di sana menganggap pemerintah tidak hadir," ujarnya lagi.

Mandacan juga berharap, masyarakat aktif menyampaikan informasi kepada pemerintah terkait kasus kesehatan di wilayah masing-masing.

"Papua Barat ini luas, banyak daerah-daerah sulit. Dengan keterbatasan pemerintah daerah tentu kita juga ingin masyarakat lebih aktif," sebutnya.

Dalam waktu dekat, gubernur akan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kampung di perbatasan Kabupaten Kaimana. Ia ingin mengetahui langsung kondisi masyarakat yang berdomisili di daerah-daerah terisolir.

Pokja Papua

Mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang melibatkan perempuan dan suku-suku pedalaman Indonesia