Tak Boleh Judi di Pasar Mama Mama

Mar 09, 2018

Jayapura, 7 Maret 2018-- Gedung baru Pasar Mama Mama Papua menjadi kadi Hari Jadi Kota Jayapura ke-108 yang jatu pada 7 Maret 2018. Apa pasal? Pada hari itu Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano meresmikan beroperasinya Pasar itu.

Gedung Pasar Mama Mama Papua berdiri megah di jantung kota Jayapura. Lokasinya terletak di bekas terminal Damri di Jalan Raya Percetakan, Jayapura, Papua. Gedung yang dibangun setinggi 4,5 lantai ini menempati lahan seluas 4.490 meter persegi.

Pada lantai satu gedung itu dapat terlihat langsung lapak-lapak pedagang dilengkapi dengan tempat cuci tangan yang terlihat mewah.Biasanya, lapak pedagang pasar di Kota Jayapura hanya terbuat dari kayu atau triplek, namun di gedung pasar ini sengaja dibuat dengan semen berlantai keramik.

Gedung Pasar Mama Mama Papau ini dapat menampung hingga 300-an pedagang. Pada lantai satu berisi pasar basah yang terdiri dari pedagang buah, sayur hingga penjualan ikan, daging dan ayam potong.

lalu, pada lantai dua pasar akan ditempati pedagang kelontong alias pasar kering. Diantaranya penjualan hasil kerajinan tangan Papua termasuk noken dan oleh-oleh khas Papua, juga toko pakaian dan makanan kering khas Papua.

Pada lantai tiga pasar tersebut dikhususkan untuk penjualan makanan jadi khas Papua termasuk ruangan untuk Rumah Anak Harapan yang diperuntukan bagi anak-anak pedagang.

Pasar Percontohan

Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, Pasar Mama Mama Papua ini diharapkan bisa menjadi percontohan pasar yang ada di wilayah Kota Jayapura.

Sementara Kepala Disperindagkop Jayapura Robet Awi kepada wartawan mengatakan, tata tertib di Pasar Mama Mama Papua telah disiapkan dan segera disosialisasikan. Dengan tegas ia mengatakan melarang penjualan togel, makan pinang dan merokok di pasar ini.

"Bentuk perjuan kami larang dan tak boleh tinggal di pasar ini. Merokok dan makan pinang di lingkungan pasar juga kami larang. Prinsipnya pasar ini harus bersih dan bisa menjadi percontohan bagi pasar lain yang ada di Kota Jayapua," tegasnya.

Di Pasar Mama Mama Papua ini juga dilengkapi jalur khusus untuk penyandang difabel (orang cacat) dan sesuai komitmen Walikota Jayapura, biaya listrik dan air menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Jayapura. Pembangunan pasar ini diharapkan bisa menjadi jalan masuk untuk mengangkat perekonomian masyarakat Papua.

Pokja Papua

Mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang melibatkan perempuan dan suku-suku pedalaman Indonesia