Tol Udara Bisa Turunkan Harga Semen Rp 350 Ribu/sak di Jayawijaya

Jakarta, 11 April 2018-- Program "Satu Harga" khususnya untuk semen di Kabupaten Jayawijaya, Papua, seperti yang digulirkan Presiden Joko Widodo masih menemui sejumlah kendala, diantaranya sistem angkutan. Namun dengan melalui jalur tol udara Timika-Wamena diharapkan bisa turun mencapai Rp350.000/sak atau selisih hingga Rp160.000 dari harga pasaran.

Sekretaris Daerah Jayawijaya Yohanis Walilo, di Jayapura, mengatakan, harga semen di pasaran Rp510 ribu/sak, dengan tol udara, harga semen Rp389 ribu sampai Rp415 ribu. "Jadi dengan tol udara ini, barang yang masuk ke Wamena melalui Timika harganya bisa turun. Semen yang disubsidi ini untuk kepentingan umum, tidak boleh ada pengusaha yang ambil," tandasnya.

Menurut dia, Pemkab Jayawijaya telah mengatur mekanisme pembelian barang yang dibawa melalui tol udara.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya Semuel Munua menjelaskan Pemkab Jayawijaya telah menetapkan empat distributor sebagai titik penampungan kebutuhan pokok yang diangkut melalui angkutan udara kargo atau tol udara Mimika-Jayawijaya.

Apabila ada masyarakat kurang mampu hendak membeli bahan bangunan seperti semen, dan merupakan hasil pengangkutan pesawat kargo Mimika-Jayawijaya, diharapkan mengajukan nota pembelian kepada pemerintah melalui Disnakerindag setempat.

"Jadi terkait penyalurannya, khusus untuk bahan bangunan, masyarakat atau kelompok rumah ibadah yang sedang atau ingin membangun dapat membuat permohonan ke pemerintah daerah, nanti kita beri nota pembelian dan bisa beli langsung pada distributor yang telah ditunjuk," katanya lagi.