UNBK di Teluk Wondama Terkendala Jaringan Internet

Apr 10, 2018

Jakarta, 10 April 2018-- Jaringan internet yang belum memadai menjadi penghambat utama sekolah belum bisa menggelar ujian berbasis komputer (UNBK) di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, sehingga UNBK masih menggunakan model ujian pensil dan kertas.

Satu dari tiga SMA di Teluk Wondama yakni SMA Negeri 01 sebenarnya telah mempersiapkan diri untuk bisa menyelenggarakan UNBK tahun ini. Namun kapasitas internet yang masih di bawah standar membuat ujian secara online batal dilakukan.

Kepala SMAN 01 Wondama, Wenan Imburi di sela-sela UN hari pertama, mengungkapkan pihaknya berkeinginan bisa menyelenggarakan UNBK untuk pertama kali tahun ini.

Pihak sekolah telah melengkapi perangkat komputer, menyiapkan ruangan, mendatangkan tenaga IT untuk memasang instalasi jaringan komputer hingga melatih para siswa melakukan ujian dengan aplikasi komputer agar bisa melakukan UNBK tahun ini.

"Jadi saya pikir yang lain kami sudah siap hanya kendala di jaringan (internet) saja. Internet tidak kuat untuk melakukan ujian secara online," jelas Wenan seperti diunggah Antaranews.

Oleh karena itu dia berharap pemerintah daerah secepatnya merealisasikan pembangunan jaringan internet berkecepatan tinggi sehingga tahun depan keinginan melakukan UNBK bisa terwujud.

"Saya dengar informasi bulan Juni 3G sudah bisa apalagi katanya juga nanti ada 4G sudah jalan tahun depan saya yakini kita bisa UNBK,"ujarnya.

Di SMA Negeri Wondama peserta UN tahun ini sebanyak 188 siswa terdiri atas 100 perempuan dan 88 orang laki-laki yang dibagi dalam 10 ruangan.

Pokja Papua

Mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang melibatkan perempuan dan suku-suku pedalaman Indonesia