Vivin, Captain Pilot Perempuan Pertama dari Papua

sosial May 02, 2019

Pokja Papua - Octaviyanti Blandina Ronsumbre. Perempuan Papua pertama yang berhasil menjadi pilot. Ia lahir Biak, 30 Oktober 1988.

Ayahnya, Yakobus Ronsumbre, lelaki asli Biak, karyawan PT Garuda Indonesia di Bandara Frans Kaisiepo, Biak. Sedangkan ibunya, Susilowati, seorang perempuan keturunan Jawa.

Semenjak masih kecil, Octaviyanti berkeinginan menjadi pramugari karena tertarik melihat penampilan pramugari saat bermain sekitar Bandara Frans Kaisiepo. Namun, cita-cita itu tak kunjung memberi jalan baginya.

Ia pun mengikuti jejak kakak sulungnya, Yonnes N Ronsumbre, yang sudah lebih dahulu meniti karir menjadi pilot. Yonnes kini menjadi pilot bagi maskapai Garuda Indonesia Airways.

Vivin, begitu ia disapa sehari-hari, adalah lulusan Selolah Penerbang ‘Nusa Flying Internasional’ Halim Perdana Kusuma Jakarta, 2010-2011. Semenjak selesai pendidikan selama 12 bulan, ia bergabung dengan PT Trigana Air Service hingga kemudian menjadi Captain Pilot.

Lima tahun menjadi pilot professional, Vivin sudah sangat fasih menerbangkan pesawat jenis Boing 737 Seri 300/400/500 dan telah memiliki 4.000 jam terbang.

Menjadi Captain Pilot tentu memikul tanggung jawab besar. Namun, Vivin adalah orang yang selalu percaya diri. Ia sah sebagai Captain Pilot setelah dilantik di Kantor Pusat PT Trigana di Jakarta 22 April 2019 lalu oleh Captain Benny S, selaku Direktur Operasi PT Trigana Air Service.

Vivin, adalah juga istri seorang prajurit TNI Angkatan Udara, Lettu Agustinus Sujatmiko, dan telah dikarunia seorang anak. Menjadi Captain Pilot yang tentu memiliki kesibukan cukup tinggi, tidak membuatnya kesulitan membagi waktu bagi keluarga. Ia tetap memprioritaskan waktu khusus untuk selalu berada bersama keluarganya.

Selamat dan sukses, Vivin!

Pokja Papua

Mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang melibatkan perempuan dan suku-suku pedalaman Indonesia